• Kontak Kami
  • Hotline : 0857899533334
  • SMS : 0857899533334
  • BBM : 758D264B

Kontak Kami

( pcs) Checkout

INFO SHINESKIN : Jujur soal jenis kulit, akan sangat membantu kami menentukan treatment yang tepat. INFO SHINESKIN : Silahkan bergabung menjadi reseller SHINE SKIN untuk bisnis sampingan anda. INFO SHINESKIN : Shine Skin telah lulus uji BPOM .Mendapat sertifikat halal MUI
Beranda » Artikel Terbaru » Tidak Semua yang Berbintik Merah Itu Jerawat! Simak Penjelasannya

Tidak Semua yang Berbintik Merah Itu Jerawat! Simak Penjelasannya

Diposting pada 30 May 2019 oleh Anata Lihacha

Kita sering berpikir yang berbintik-bintik merah pada wajah adalah jerawat. Padahal bisa saja salah, lho. sebab tak semua yang berbintik merah itu jerawat. Masih banyak keadaan kulit lainnya yang tampak dari luar layaknya jerawat, akan tetapi kalau diperhatikan lagi ternyata bukan.

Kondisi kulit itu bermacam-macam, seperti halnya bintik merah pada wajah yang kadang suka bikin kita kesal. Tidak hanya megganggu penampilan, kita bakal sibuk urusin bintik merah itu dengan berbagai produk kecantikan khusus jerawat. Daripada salah langkah, mendingan simak tujuh kondisi kulit ini yang sering kita anggap jerawat, ternyata bukan.

1. ROSACEA, adalah benjolan merah yang mirip jerawat dan umumnya muncul di pipi

Rosacea merupakan penyakit inflamasi kronis yang sering kita sebut sebagai jerawat. Rosacea ini terdiri ke dalam beberapa jenis, tapi yang paling sering dijumpai hanya dua. Pertama , benjolan seperti jerawat yang terdapat di pertengahan wajah. Kedua, kemerahan dan kelimpahan pembuluh yang terlihat di pipi. Bedanya, rosacea ini muncul disebabkan karena mengkonsumsi makanan yang mengandung histamin, pedas, kafein, dan alkohol. Rosacea masih bisa di cegah dengan Cara perawatan. bisa melalui pola makan dan gaya hidup yang diubah, dan juga menggunakan produk perawatan wajah yang terbebas dari iritasi.

2. jika muncul jerawat kecil berwarna merah, disertai nanah, dan rasanya gatal dan sakit belum tentu jerawat, bisa saja itu hanya FOLLICULITIS

Folliculitis bisa dirasakan saat udara sedang panas-panasnya. Folliculitis merupakan masalah kulit berupa peradangan yang terjadi pada folikel rambut dan ditandai munculnya jerawat kecil kemerahan. terkadang, folliculitis ini muncul dengan nanah (menyerupai whiteheads) dan bagian tersebut pun bisa menimbulkan rasa gatal atau sakit. Tidak hanya itu, dalam kasus yang lebih parah folliculitis ini bisa menjadi luka berkerak.

Tidak hanya pada wajah, folliculitis sebenarnya bisa muncul di mana saja, terutama area yang sering terjadi seperti pantat, paha, leher, dan ketiak. Menurut keterangan dokter kulit Francesca Fusco, MD, folliculitis biasanya disebabkan oleh bakteri semisal di daerah jenggot pria lantaran sering terjadi gesekan saat mencukur. Sedangkan pada wanita mungkin karena terkena kuku yang kotor.

3. Ada yang namanya KERATOSIS PILARIS yang merupakan kondisi kulit kronis dan ditandai dengan benjolan yang kasar (putih, merah, atau berwarna sesuai kulit)

Sudah kita keahui kondisi kulit yang mirip jerawat banyak jenisnya, salah satunya yaitu benjolan kasar yang sering muncul di lengan atas dan kaki dan disebut keratosis pilaris. Benjolan kasar yang relative berukuran kecil ini disebabkan oleh jumlah keratin yang berlebihan dan tidak normal yang menghalangi folikel rambut. Keratosis pilaris memang tidak berbahaya, namun bisa membuat bagian tersebut terasa gatal dan kering. Jika di garuk maka akan menimbulkan bekas yang sulit hilang. Untuk mengurangi gejala itu, kita dapat pakai pelembap yang mengandung asam salisilat dan asam laktat. Hal ini karena bisa berfungsi mengangkat sel kulit mati dan mencegah folikel tersumbat. Atau juga bisa memakai antibakteri.

4. Ruam wajah yang muncul di sekitar mulut biasa disebut PERIORAL DERMATITIS. Bisa muncul lantaran terkena pasta gigi
Kadangkala, ruam wajah di sekitar mulut membuat kita mengurungkan niat untuk berfoto. Awalnya kita mengira jerawat, padahal itu merupakan perioral dermatitis. Pembuatnya yaitu penggunaan topical streroid, tapi terkadang juga karena kandungan fluoridasi dalam pasta gigi. Perawatan yang dianjurkan yaitu menghentikan semua produk yang ada topical steroid topical, krim wajah berat, dan pasta gigi berfluorinasi. Sebagai gantinya, kita bisa gunakan pembersih ringan yang nggak bikin iritasi.

5. jika ada benjolan berwarna daging yang tumbuh di area hidung, dahi, dan dagu itu berarti SEBACEOUS HYPERPLASIA
Jangan sebut jerawat dulu apabila terdapat benjolan berwarna daging di sekitar dahi, hidung, dan dagu. Sebab itu bisa jadi merupakan sebaceous hyperplasia yang ditandai dengan benjolan berwarna daging. Sebaceous hyperplasia ini sebetulnya tidak berbahaya, tetapi cukup mengganggu penampilan karena cukup lama bertahan di kulit dan susah hilang.

6. Pernah melihat ada bintik ataupun benjolan yang ada rambut atau bulu dibawahnya? Tenang, itu sebenarnya rambut yang tumbuh ke dalam, kok

Bintik pada kulit yang di atasnya terdapat rambut sebetulnya merupakan rambut yang tumbuh ke dalam. Kondisi rambut itu berbalik dan akhirnya tumbuh kembali ke dalam kulit, sehingga memunculkan bintik/benjolan. Rambut yang tumbuh ke dalam ini mungkin saja terlihat layaknya jerawat dengan tampilan benjolan putih atau benjolan merah. Benjolan ini jika bisa tumbuh di kulit cowok sering ada di dagu, pipi, dan leher atas (area dasar jenggot). Rambut yang tumbuh ke dalam ini biasanya akan hilang secepatnya, tapi kalau tidak dan terjadi infeksi kamu bisa periksakan ke dokter kulit.

7. keadaan kult yang menyerupai jerawat dan perlu kamu antisipasi yaitu BASAL CELL CARCINOMA. Ini adalah jenis kanker kulit akibat sinar matahari dan lampu tanning

Kondisi kuit satu ini perlu kamu waspadai lantaran merupakan jenis kanker kulit yang terjadi akibat terkena paparan sinar UV yang berlebih semisal dari sinar matahari dan lampu tanning. Ya, basal cell carcinoma merupakan salah satu jenis kanker kulit yang tumbuhnya lambat dan berasal dari lapisan dasar epidermis. Basal cell carcinoma ini tampak layaknya benjolan mengkilap, bening atau merah jambu disertai pembuluh darah kecil — dan sering dapat disalahartikan sebagai kista jerawat yang persisten. Berbeda halnya dengan jerawat, basal cell carcinoma mempunyai periode perdarahan yang kemudian sembuh, lalu bisa berdarah lagi. jikapun terjadi seperti ini setelah satu atau dua bulan, sebaiknya temui dokter kulit, ya.

Jadi, benjolan atau bintik merah yang terdapat pada wajah belum tentu semua itu berarti jerawat, ya. Kebanyakan disebabkan karena adanya bakteri. Oleh karena itu, kamu harus pintar pintar melakukan perawatan kulit agar terhindar dari ganggguan gangguan kulit yang dapat merusak penampilan. Ada baiknya kamu cari tahu ciri-ciri kondisi kulit yang sedang kamu alami. Kalau masih ragu sebaiknya periksa ke dokter kulit, ya.

Bagikan informasi tentang Tidak Semua yang Berbintik Merah Itu Jerawat! Simak Penjelasannya kepada teman atau kerabat Anda.

Tidak Semua yang Berbintik Merah Itu Jerawat! Simak Penjelasannya | Shineskin Indonesia

Komentar dinonaktifkan: Tidak Semua yang Berbintik Merah Itu Jerawat! Simak Penjelasannya

Maaf, form komentar dinonaktifkan.

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Rp 100.000
Ready Stock
SIDEBAR